Paid Review Indonesia Paid Review Indonesia Paid Review Indonesia
Featured Post Today
print this page
Latest Post
Paid Review Indonesia free web site traffic and promotion
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan

Pelajar Pembunuh Alawy Masih Buron

Jakarta: Pihak kepolisian baru menetapkan satu tersangka dalam insiden tawuran pelajar di Jalan Bulungan Raya, Jakarta Selatan, 24 September lalu. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengatakan, pihaknya masih terus memburu tersangka FR alias Doyok pelaku utama pembacokan Alawy Yustianto Putra (15) siswa kelas dua belas SMAN 6. "Untuk tersangka lain belum ada karena dari olah tempat kejadian perkara (TKP) ada 10 sampai 20 orang yang tawuran, ini masih kami data. Namun, siapa berbuat apa akan kita mulai dari FR nanti kalau tertangkap kami akan telusuri kembali siapa yang ikut terlibat peristiwa tersebut," jelas Rikwanto di Jakarta, Rabu (26/9). Rikwanto menambahkan, pihaknya berharap agar FR dapat segera menyerahkan diri. Mengingat dia sudah ditetapkan sebagai tersangka utama pembacokan. Polisi menduga pihak keluarga berperan dalam melindungi FR dari kejaran polisi. Menurut Rikwanto, meski hal itu adalah wajar dilakukan pihak keluarga namun FR tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di muka hukum. "Kalau pihak keluarga punya hak yang sama, rasa sayang, rasa ingin melindungi. Itu diatur undang-undang haknya mereka, kita tidak bisa paksakan juga," jelasnya. (ARI)
0 komentar

Tradisi Mekotek, Perang Kayu Untuk Menolak Bala


Berbagai ritual dilakukan warga, agar terhindar dari bencana, dan kekeringan yang melanda. Di Desa Munggu, Kabupaten Badung Bali, ribuan warga menggelar tradisi mekotek, atau perang kayu, yang di lakukan di seluruh penjuru desa, untuk mengusir segala unsur negatif.
Ritual diawali dengan arak-arakan warga Desa Munggu, sambil membawa senjata berupa kayu pulen. Kayu pulen adalah kayu kapuk berbentuk bulat, dengan panjang mencapai empat meter. Selain itu juga aneka benda sakral milik pura desa ikut mengiringi, lengkap dengan gamelannya, berjalan mengitari seluruh areal desa.
Dalam tradisi mekotek, masing-masing warga menyatukan kayu yang dibawa, membentuk gunungan kayu. Kemudian digesek-gesekkan, sehingga menimbulkan suara.
Yang menarik jadi tontonan adalah saat ada warga yang naik ke gunungan kayu hingga ke puncak, dan berteriak-teriak, sebagai simbol mengusir segala unsur negatif dari desa.
Hal ini dilakukan terus menerus di sepanjang jalan, di seluruh penjuru desa. Mekotek atau perang kayu yang berlangsung akhir pekan kemarin ini bertujuan menjauhkan warga desa dari segala bencana. Ritual mekotek rutin digelar setiap tujuh bulan sekali, atau setiap 210 hari sekali, sebagai prosesi sakral usai hari raya Galungan.
0 komentar

Jabar Tambah Emas, Lampung Percah Telur


Home » Olah Raga » Jabar Tambah Emas, Lampung Pecah Telur
Jabar Tambah Emas, Lampung Pecah Telur

Diposkan oleh jajat sudrajat
PEKANBARU – Sri Wahyuni asal Jawa Barat (Jabar) dan Lisa Setiawati asal Kalimantan Timur (Kaltim), sempat bersaing ketat di cabang angkat besi meski akhirnya dimenangkan Sri di kelas 48 kg. Sementara kontingen Lampung mendulang emas pertamanya atas nama Citra Febrianti di kelas 53 kg.

Sedari awal, Kaltim memang menargetkan banyak emas di cabang ini. Maupun Sri dan Lisa, sudah bersaing ketat sejak angkatan snatch. Sri sempat kalah di angkatan snatch dan hanya berhasil mengangkat berat rata-rata 70 Kg sementara Lisa 75 Kg.

Tapi Sri unggul jauh di angkatan clean and jerk. Dari tiga kali percobaan, Sri mampu mengangkat berat rata-rata 99 kg, sedangkan Lisa hanya mampu mengumpulkan angkatan rata-rata 93 kg. Total angkatan keduanya hanya berbeda satu angka, Sri mendapat angkatan 169 kg, dan Lisa hanya satu Kg di bawah Sri dan harus puas dengan perak. Sementara perunggu diraih lifter Jawa Tengah, Siti Napisah (rata-rata total 155 Kg)

Final cabang angkat besi yang digelar di sebuah hotel di Pekanbaru ini, dilanjutkan dengan kelas 53 Kg putri. Lifter Lampung, Citra Febriyanti, menjadi atlet pertama yang mampu mempersembahkan emas pertama Lampung di PON XVIII ini. Citra mampu mengangkat total rata-rata 196 Kg.

Jauh di bawah Citra, Dewi Safitri hanya mampu mengangkat total 168 kg. Lifter Jabar itu tak sekalipun unggul dari Citra, baik di angkatan snatch maupun clean and jerk. Adapun tempat ketiga alias peraih perunggu, jatuh ke tangan Tanti Pratiwi (total rata-rata 161 kg) asal Jateng. Cabang ini pun akan dilanjutkan dengan nomor putra di kelas 69 kg dan 77 kg usai waktu jeda.
0 komentar

80 Warga China Tewas Akibat Gempa

Halaman Pertama Google

Gempa yang melanda China pada Jumat (7/9/2012), terus mengakibatkan bertambahnya korban. Gempa yang mengguncang dua kali itu, menyebabkan korban tewas bertambah menjadi 80 jiwa.

Rangkaian gempa susulan yang melanda wilayah barat daya, terus membuat warga ketakutan dan memutuskan untuk mengungsi dari rumah mereka. Gempa pertama berkekuatan 5,6 skala richter (SR) melanda pada pukul 11:30 siang waktu setempat, selang beberapa lama kemudian, gempa berkekuatan sama pun kembali melanda yang diikuti dengan puluhan gempa susulan.

Wilayah paling parah yang terimbas gempa berada di wilayah Yiliang. Sebagian besar korban tewas berada di wilayah Provinsi Yunnan tersebut, dimana sekria 730 warga dilaporkan menderita luka-luka.

Populasi Yiliang yang padat dan lingkungan perumahan dan bangunan yang rapuh diduga menjadi penyebab utama banyaknya korban tewas. Sebagian besar rumah warga berada di sisi bukit, yang kemudian longsor akibat guncangan gempa.

"Ini amat mengerikan, adik saya tewas karena batu yang jatuh (dari bukit). Gempa susulan terus melanda dan kami sangat ketakutan," ujar seorang warga Peng Zhuwen, seperti dikutip Xinhua, Sabtu (8/9/2012).

Pemerintah menyatakan, sekira 6.650 rumah dikabarkan hancur akibat gempa tersebut. Sementara 100 ribu warga terpaksa diungsikan ke tempat yang aman, mengingat kondisi setelah gempa dikatakan tidak aman. Pemerintah melaporkan, sekira 700 ribu warga turut terpengaruh gempa ini.

Regu penyelamat bergegas untuk memberikan bantuan kepada warga yang terkena imbas gempa. Juru bicara Palang Merah Asia Timur Francis Markus mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan 2.000 selimut, 2.000 jaket dan 500 tenda ke wilayah yang terkena gempa. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu warga yang mengalami kesusahan.

0 komentar

Ikan Paus Seberat 2 Ton Terdampar


Warga Kecamatan Sadu dihebohkan dengan ditemukannya ikan yang diduga jenis paus, di Pantai Timur Jambi, tepatnya di Desa Sungai Jambat, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Diperkirakan ikan besar ini memiliki panjang hingga 13 meter dengan bobot kurang lebih dua ton. Namun, sampai sekarang belum ada tindakan dari pemerintah setempat untuk melakukan evakuasi.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Ahmad Riyadi Pane, menjelaskan bahwa ikan dengan panjang sekitar 13 meter itu ditemukan warga setempat pada Kamis 6 September 2012, malam.

"Warga sempat menyiram ikan ini dengan air garam dengan harapan tetap hidup. Dari laporan Kades juga menyebutkan ikan itu jenis paus," ujarnya, Sabtu 8 September 2012.

Hanya saja, kata dia, ikan itu akhirnya diketahui mati pada Jumat 7 September 2012 sore. Dia menjelaskan, DKP Tanjabtim tengah berkoordinasi dengan DKP Provinsi Jambi untuk tindaklanjut penanganan ikan tersebut. "Selama ini belum pernah sekalipun ada temuan ikan besar terdampar di pantai timur Tanjabtim," ungkapnya.

Kasi Wilayah III Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam Provinsi Jambi, Nurasman, tengah menurunkan tim guna mengecek langsung kondisi ikan tersebut. "Kami sekarang posisinya dalam perjalanan menuju lokasi. Informasi jelasnya kami belum tahu pasti jenis ikan apa itu," ujarnya.

Menurut dia, posisi Desa Sungai Jambat cukup jauh dan hanya bisa ditempuh melalui jalur laut. Lokasi ikan yang terdampar juga dikelilingi oleh lumpur dan hutan mangrove. "Kami perkirakan tim baru sampai besok pada Minggu 9 Sepember 2012 pagi," katanya.

Dihubungi terpisah, salah seorang warga Desa Sungai Jambat, Agus, menuturkan ikan itu pertama kali dilihat oleh sopir speedboat Sungai Benuh. "Ketika pertama kali dilihat, ikan paus masih dalam keadaan hidup, tapi keberadaan ikan paus diacuhkan sopir speedboat," kata dia.

Ketika kemudian diteliti oleh beberapa warga, ikan tersebut sudah dalam kondisi tak bernyawa lagi. Kondisi badan ikan terlihat masih utuh. Warga memperkirakan ikan itu mati karena masuk ke dalam lekukan laut. Sehingga ikan malang itu tidak dapat keluar dari lekukan dan akhirnya mati.

"Sekarang kami biarkan saja, mau didorong bangkainya ke tengah laut juga tidak mungkin. Kecuali air laut pasang besar, baru bisa bangkai ikan paus dipindahkan," jelasnya.

Kades Sungai Jambat, Edi Leonardo MS, mengatakan bangkai ikan tersebut saat ini menjadi tontotan ratusan warga di daerah itu. "Kondisinya sudah jadi bangkai sekarang dan jadi tontotan ratusan warga dari beberapa desa disini," katanya.
1 komentar

Tragedi Kapal Tampomas II




Tragedi KMP Tampomas II - KMP Tampomas II adalah kapal penumpang milik Pelni (Pelayaran Nasional Indonesia) yang mengalami kebakaran dan tenggelam di sekitar Kepulauan Masalembo di (114°25′60″BT — 5°30′0″LS) Laut Jawa (termasuk ke dalam wilayah administratif Provinsi Jawa Timur). Kapal yang dinakhodai oleh Kapten Rivai ini sedang menempuh perjalanan dari Jakarta menuju Sulawesi dan karam pada tanggal 27 Januari 1981. Musibah ini menyebabkan tewasnya ratusan penumpang kapal tersebut. KMP Tampomas II yang semula bernama MV Great Emerald diproduksi tahun 1956, tergolong jenis Kapal RoRo (Roll On-Roll Off) dengan tipe Screw Steamer berukuran 6139 GRT (Gross Registered Tonnage) dan berbobot mati 2.419.690 DWT (Dead-Weight Tonnage). Dimodifikasi ulang (Retrofit) tahun 1971 di Taiwan. Kapal ini berkapasitas 1250-1500 orang penumpang, dengan kecepatan maksimum 19.5 knot. Memiliki lebar 22 meter dan Panjang 125,6 meter.
Kapal Tampomas II ini dibeli oleh PT. PANN (Pengembangan Armada Niaga Nasional) dari Pihak Jepang, Comodo Marine Co. SA seharga US$ 8.3 Juta. Kemudian PT. PELNI (Pelayaran Nasional Indonesia) membeli secara mengangsur selama sepuluh tahun kepada PT. PANN. Berbagai pihak telah heran akan mahalnya harga kapal ini, mengingat pernah ditawarkan ke Perushaan Pelayaran Swasta lain hanya seharga US$ 3.6 Juta. Berbagai pihak, termasuk Jepang sendiri telah menyatakan kapal ini afkir karena telah berumur 25 tahun. Begitu dioperasikan, kapal penumpang ini langsung dipacu untuk melayani jalur Jakarta-Padang dan Jakarta-Ujung pandang yang memang padat. Setiap selesai pelayaran, kapal ini hanya diberi waktu istirahat selama 4 jam dan harus siap untuk melayani pelayaran selanjutnya. Perbaikan dan perawatan rutin terhadap mesin dan perlengkapan kapal pun hanya dapat dilaksanakan sekedarnya saja, padahal mengingat usianya yang sudah cukup berumur, seyogyanya kapal ini perlu mendapat perawatan yang jauh lebih cermat.

Namun di balik semua kejanggalan itu, kapal Tampomas II ini memulai Pelayaran Perdananya menuju Ujungpandang pada bulan Mei 1980. Pada pelayaran ini pun, yang diikuti oleh beberapa anggota DPR, sempat menyaksikan sendiri dan turut pula mempertanyakan perihal mesin yang sering mengalami kerusakan selama perjalanan. Anggota DPR dari Fraksi PDIP, Ahmad Soebagyo menyebutkan berbagai kejanggalan selama perjalanan diantaranya kapal yang berputar-putar dalam radius yang sama dikarenakan rusaknya salah satu Knop Otomatis pengatur mesin kapal, dan dibatalkannya Acara Show Kapal karena matinya aliran listrik dalam waktu yang lama.

Terbakarnya Kapal Tampomas II
KMP Tampomas II bertolak dari Dermaga Tanjung Priok hari Sabtu, 24 Januari 1981 Pukul 19.00 WIB dengan tujuan Ujungpandang, perjalanan seyogyanya memakan waktu 2 hari 2 malam di atas laut, sehingga diperkirakan hari Senin, 26 Januari 1981 Pukul 10.00 WIB akan tiba. Seorang pemandu kapal menyebutkan bahwa salah satu mesin kapal telah mengalami kerusakan sebelum bertolak. Kapal membawa Puluhan Kendaraan Bermotor termasuk Mesin Giling SAKAI, Skuter Vespa, dll yang diletakkan di Cardeck. Berdasarkan Data Manifest Kapal menyebutkan, terdapat 191 Mobil dan 200 Motor di atas kapal. Dalam Pelayaran tersebut, sebanyak 1055 Penumpang Terdaftar dan 82 Awak Kapal berada di atas kapal. Estimasi Total Penumpang adalah 1442 termasuk penumpang gelap. 24 Januari malam, tidak terjadi apa-apa. Yang terlihat hanyalah awan senja yang memukau dan pemandangan Laut Jawa yang datar. Namun diakui ombak Januari memang sangat besar dibandingkan di bulan-bulan lain, ombak setinggi 7-10 meter dengan kecepatan angin 15 knot sangat wajar terjadi. Di dalam kapal sendiri direncanakan sebuah Acara Show di Bar Kapal dengan Penyanyi Ida Farida dari Band Kapal. Namun berbagai tanda keanehan terjadi, diantaranya dibawakannya Lagu Salam Perpisahan oleh seorang yang bernama Ferry, yang kemudian tidak diketahui keberadaannya.

25 Januari pagi, keadaan berlangsung seperti biasa. Namun, 25 Januari Malam, sekitar Pukul 20.00 WITA, dalam kondisi badai laut yang hebat, beberapa bagian mesin mengalami kebocoran bahan bakar, dan puntung rokok yang berasal dari ventilasi menyebabkan percikan api. Para kru melihat dan mencoba memadamkannya menggunakan tabung pemadam portabel, namun gagal. Api semakin menjalar ke kompartemen mesin karena pintu dek terbuka. Akibatnya selama 2 jam tenaga utama mati, dan generator darurat pun gagal (Failure) dan usaha pemadaman pun dihentikan karena sudah tidak memungkinkan. Ditambah dengan bahan bakar yang ternyata masih terdapat disetiap kendaraan, menyebabkan api merambat dan membakar semua dek dengan cepat. 30 menit setelah api muncul, para penumpang diperintahkan menuju dek atas dan langsung menaiki sekoci. Namun hal ini berlangsung lambat, karena hanya ada 1 pintu menuju dek atas. Begitu berada di dek atas, para ABK dan Mualim Kapal tidak ada yang memberitahu arah dan lokasi sekoci. Beberapa ABK malah dengan egois menurunkan sekoci bagi dirinya sendiri. Dari 6 sekoci yang ada, masing-masing hanya berkapasitas 50 orang. Sebagian penumpang nekat terjun bebas ke Laut, dan sebagian lagi menunggu dengan panik pertolongan selanjutnya.
KMP Tampomas II yang tenggelam.

Tanggal 26 Januari pagi, Laut Jawa dilanda hujan yang sangat deras. Api mulai menjalar ke ruang mesin di mana terdapat bahan bakar yang tidak terisolasi. Akibatnya pagi hari tanggal 27 Januari, terjadi ledakan di ruang mesin dan membuatnya penuh oleh air laut. Ruang Propeller dan Ruang Generator turut pula terisi air laut, yang mengakibatkan Kapal miring 45 derajat. Akhirnya pada siang hari tanggal 27 Januari 1981 Pukul 12.45 WIB atau Pukul 13.45 WITA (sekitar 30 jam setelah percikan api pertama), KMP Tampomas II tenggelam ke dasar Laut Jawa untuk selamanya, bersama 288 korban tewas di Dek Bawah.

Jumlah korban Kapal Tampomas II

Seluruh penumpang yang terdaftar berjumlah 1054 orang, ditambah dengan 82 awak kapal. Namun diperkirakan keseluruhan penumpang berjumlah 1442 orang, termasuk sejumlah penumpang gelap. Tim penyelamat memperkirakan 431 orang tewas (143 mayat ditemukan dan 288 orang hilang bersama kapal), sementara 753 orang berhasil diselamatkan. Sumber lain menyebutkan angka korban yang jauh lebih besar, hingga 666 orang tewas. (source : id.wikipedia.org)
Nah itulah sekilas tragedi Kapal Tampomas II sebagimana dikisahkan pula dalam sebuah lagu Iwan Fals, baca juga artikel sejarah lainnya yaitu tentang sejarah pendidikan, mudah-mudahan bermanfaat.

0 komentar

5 Patung Paling Kontroversial di Indonesia




Ternyata patung-patung yang ada di Indonesia, sebagian ada yang paling kontroversial. Apa saja itu?. Berikut ini 5 patung paling kontroversial di Indonesia:

1. Patung Obama


blog-apa-aja.blogspot.com

Setelah menjadi kontroversi, patung Obama Kecil yang terpasang di Taman Menteng, Jakarta Pusat, dipindahkan, Minggu (14/2/2010) malam ke SD 01 Menteng. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menyetujui aspirasi masyarakat untuk memindahkan "Barry Dreams Statue" di bekas sekolah Barack Obama secara permanen.
Keberadaan patung Obama kecil di Taman Menteng menuai protes banyak kalangan karena dinilai tidak pantas mengingat Obama tidak memiliki jasa pada Indonesia. Banyak kalangan menganggap masih banyak tokoh negara ini yang lebih pantas. Patung perunggu dengan tinggi dua meter dirancang seorang seniman patung Ancol bernama Edi Chaniago. Pembangunan patung ini digagas oleh lembaga 'Friends of Obama.'

2. Patung Gus Dur
blog-apa-aja.blogspot.com
Patung kontroversial'Mata Hati Gus Dur' karya Cipto Purnomo menuai kontroversi karena berwujud perawakan Buddha. Bedanya, kepala Sang Buddha diganti kepala Gus Dur lengkap dengan kaca mata tebalnya.

Patung ini, bersama tiga patung Gus Dur lainnya ditampilkan dalam gelar seni budaya bertajuk 'Multisesigusdurisme' di Studio Mendut di Magelang, pada Jumat, 5 Februari 2010. Menurut Cipto, pembuatan patung kontroversi ini tidak ada niatan untuk menyinggung umat Buddha.

Menurut Cipto, patung Buddha yang berwajah Gus Dur tersebut lebih menggambarkan sosok Gus Dur yang pluralis, bisa diterima masyarakat dan gambaran kebaikan. Cipto tidak berniat menjual patung "Mata Hati Gus Dur" yang berukuran 100 x 90 meter itu. Bahkan, patung tersebut sampai saat ini masih terdapat di Studio Mendut milik Sutanto Mendut.

3. Patung Tiga Mojang
blog-apa-aja.blogspot.com

Suasana di perumahan elite Harapan Indah di Kota Bekasi sangat heroik pada 19 Juni 2010 lalu. Sekelompok massa mengiringi pembongkaran patung Tiga Mojang seharga Rp 2,5 miliar yang menjadi ikon perumahan itu. Karya seni yang terbuat dari perunggu itu dirobohkan setelah diprotes keras oleh kalangan ulama dan masyarakat setempat karena dinilai bersimbol Trinitas. Pendiriannya juga dituding tidak berizin.

Patung setinggi 19 meter berbentuk tiga perempuan berpakaian seksi karya seniman Bali, Nyoman Nuarta, itu berhasil dirobohkan pukul 07.40 WIB setelah aparat dan massa bekerja keras sejak Sabtu dinihari pukul 03.30 WIB.Di depan patung ada sebuah prasasti yang menyebutkan patung Tiga Mojang merupakan refleksi dari keindahan budaya Jawa Barat dan tertulis nama Nyoman Nuarta sebagai pembuatnya.

Setelah 'dibuang' di Bekasi, patung pahatan seniman Nyoman Nuarta itu justru dibeli oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika

4. Patung Inul
blog-apa-aja.blogspot.com

Patung Inul Daratista, yang berada di tengah jalan dekat rumahnya, Jalur Kartika Utama, Pondok Indah, Jakarta diprotes ormas FPI pada tahun 2007. Patung Inul setinggi 2,5 meter lengkap dengan pondasi kotak serta lampu sorot itu berwarna emas. Plakat hitam bertuliskan 'Sumbangan dari Inul Daratista' tampak menghias bungkusan patung itu. Inul menyumbangkan patung dirinya untuk menghiasi jalan yang telah dipenuhi patung lainnya. Akhirnya Patung Inul dibongkar dan diamankan Ketua RT setempat.

5. Patung Tarian Rakyat (Patung 'Bahenol' di Pekanbaru)
masrahmat.com

Patung penari yang berada tepat di jantung kota Pekanbaru, Riau, masih menuai kontroversi publik hingga hari ini. Tepat berada di perlintasan Jalan Sudirman dan jalan gajah Mada atau tepat berada di depan kantor Gubernur disebut-sebut patung ini menelan biaya Rp 4 miliar.
Patung yang baru sebulan nangkring, menampilkan dua sosok pria dan wanita yang tengah menari. Sang pria mengenakan peci berada di posisi atas. Sedangkan patung wanita posisi di bawah dengan tubuh yang melentik. Melintiknya badan patung ini, membuat posisi bokongnya menjadi "bahenol". Bokong patung yang terlihat montok itu, mengarah ke Kantor Gubernur Riau. Urusan bokong "bahenol" membuat patung dinilai erotis. Belahan bokong patung yang terlihat dengan jelas bagi masyarakat yang melintas di sana, menimbulkan protes dari berbagai pihak.

Nama patung itu juga menjadi perdebatan. Semula dinamai tugu zapin, sebuah tarian khas Melayu Riau. Tapi rupanya, tugu zapin yang disebut ini pun menuai kritikan. Alasannya, tarian zapin tidaklah sama dengan bentuk patung yang menari itu. Lalu diganti tugu Titik Nol. Tapi dikritik juga karena posisinya tidak di titik nol Pekanbaru. Lantas nama tugu berubah menjadi Tarian Rakyat.
0 komentar

Lidah Bunglon Melebihi Kecepatan Pesawat Tempur


Buku-buku teks zologi menjelaskan bahwa lidah balistik bunglon diperkuat oleh seutas otot pemercepat (akselerator). Otot ini memanjang ketika menekan ke bawah pada tulang lidah, yang berupa tulang rawan kaku di tengah lidah, yang membungkusnya. Akan tetapi, dalam sebuah penelitian yang telah disetujui untuk diterbitkan oleh majalah ilmiah Proceedings of the Royal Society of London (Series B), dua ahli morfologi yang memelajari kebiasaan makan bunglon menemukan unsur-unsur lain yang terkait dengan gerakan cepat lidah binatang ini.
Kedua peneliti Belanda ini, Jurriaan de Groot dari Universitas Leiden, dan Johan van Leeuwen dari Universitas Wageningen, mengambil film-film sinar X berkecepatan tinggi, yakni 500 bingkai per detik, dalam rangka menyelidiki bagaimana lidah bunglon bekerja ketika menangkap mangsa. Film-film ini menunjukkan bahwa ujung lidah bunglon mengalami percepatan 50 g (g = konstanta gravitasi). Percepatan ini lima kali lebih besar daripada yang dapat dicapai oleh sebuah jet tempur.


Para peneliti ini membedah jaringan lidah dan menemukan bahwa otot pemercepat sama sekali tidak cukup kuat untuk menghasilkan gaya yang diperlukan ini sendirian. Dengan meneliti lidah bunglon, mereka menemukan keberadaan sedikitnya 10 bungkus licin, yang hingga saat itu belum diketahui, di antara otot pemercepat dan tulang lidah. Bungkus-bungkus ini, yang melekat ke tulang lidah di ujungnya yang terdekat dengan mulut, teramati mengandung serat-serat protein berajutan spiral. Serat-serat ini memadat dan berubah bentuk ketika otot pemercepat mengerut dan menyimpan tenaga bagaikan seutas pita karet yang tertekan. Ketika mencapai ujung bulat tulang lidah, bungkus-bungkus yang ketat dan memanjang ini secara bersamaan menggelincir dan mengerut dengan kekuatan dan melontarkan lidah. Secepat serat-serat ini menggelincir dari tulang lidah, bungkus-bungkus saling memisahkan diri bagaikan tabung-tabung sebuah teleskop, dan karena itu lidah mencapai jangkauan terjauhnya. Van Leeuwen berkata, “ini adalah ketapel teleskopis.”

Ketapel ini memiliki ciri lain yang amat menyolok. Ujung lidah mengambil bentuk hampa pada saat menghantam mangsa. Ketika terlontar, lidah ini dapat menjulur sejauh enam kali panjangnya ketika istirahat di dalam mulut, dan dua kali panjang tubuhnya sendiri. Jelaslah bahwa bungkus-bungkus yang saling terhubung pada lidah bunglon ini tidak pernah dapat dijelaskan menurut evolusi. Dalam wacana itu, mari kita ajukan pertanyaan-pertanyaan berikut :

Bagaimanakah masing-masing bungkus ini berevolusi ke tempatnya yang benar ?
Bagaimanakah lidah tumbuh sedemikian panjang ?
Bagaimanakah otot pemercepat muncul ?
Bagaimanakah bungkus-bungkus menyelaraskan gerak-geriknya sehingga membuat lidah mencapai panjang maksimumnya ?
Bagaimanakah bungkus-bungkus menumbuhkan kemampuan untuk “memanjangkan diri bak tabung-tabung teleskop”?
Bagaimanakah binatang tersebut menyatukan semua bagian ini setelah “meluncurkan” lidah ?
Jika lidah ini diperoleh sebagai sifat menguntungkan akibat proses evolusi, lalu mengapa sifat unggul ini tidak berkembang pada binatang-binatang lain dan mengapa binatang-binatang lain tidak memiliki cara berburu yang sama ?
Bagaimanakah bunglon (atau binatang yang dianggap moyang peralihannya) dapat bertahan hidup ketika semua sistem yang rumit ini diduga pelan-pelan berevolusi ?

Seorang evolusionis tidak akan memiliki jawaban bagi pertanyaan-pertanyaan ini. Kelompok-kelompok otot dengan sifat-sifat yang berbeda secara tanpa cela melontarkan lidah, memercepatnya, menyebabkan lidah mengambil bentuk isap ketika menghantam mangsanya dan lalu cepat-cepat menariknya. Kelompok-kelompok otot ini sama sekali tidak saling menghalangi fungsi masing-masing, namun bekerja dengan cara yang terselaraskan dalam menghantam mangsa dan menarik lidah kembali ke mulut dalam waktu kurang dari sedetik. Tambahan lagi, berkat kerjasama antara sistem penglihatan dan otak, kedudukan mangsa diukur dan perintah bagi lidah balistik untuk “menembak!” diberikan oleh syaraf yang mengirimkan isyarat di dalam otak. Sudah pasti, bunglon tidak dapat memikirkan dan merancang sendiri rancangan yang demikian rumit itu. Penciptaan ini menyingkapkan keberadaan Allah, Sang Mahatahu dan Mahakuasa. Tidak ada keraguan bahwa Allahlah, Yang Mahakuasa, Mahatahu, dan Mahabijaksana, Yang menciptakan bunglon.
0 komentar

Rahasia uang kertas Dollar dan peristiwa 911 WTC


Setelah peristiwa 11 September terjadi, di internet beredar sebuah cerita menarik tentang uang kertas Dolar Amerika yang dipercayai telah meramalkan peristiwa tersebut. Benarkah uang kertas dolar Amerika yang telah didesain 450 tahun yang lalu mengetahui bencana tersebut akan terjadi? ataukah Peristiwa 11 September merupakan sebuah konspirasi tingkat tinggi yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat sendiri? Para pemercaya teori konspirasi beralasan bahwa uang kertas Dolar Amerika didesain oleh para anggota Freemansory dan iluminati yang merupakan sebuah perkumpulan rahasia yang dianggap paling bertanggung jawab dalam banyak peristiwa di dunia ini. Organisasi ini bertujuan menciptakan sebuah tatanan dunia baru. Lihatlah gambar-gambar dibawah ini :

Kita mulai dari uang kertas 20 dolar :


Kemudian dilipat menjadi dua seperti dibawah ini.


Dilipat lagi...


Dan kemudian terlihat Pentagon yang terbakar mengeluarkan asap....


Untuk lebih jelasnya, lihatlah gambar berikut ini :


Sekarang hubungan antara 20 Dolar dengan WTC di New York :



Dan hasil lipatannya sekali lagi menunjukkan gambar serupa dengan menara kembar WTC yang mengeluarkan asap.


Sekali lagi, gambar dibawah ini menunjukkan lebih jelas...


Masih uang 20 dolar. Apabila dilipat dengan cara seperti di bawah ini, maka muncul nama OSAMA.


Sekarang uang kertas 5 dolar. Dilipat seperti tadi, dan muncul gambar yang menunjukkan menara WTC sebelum dan sesudah ditabrak pesawat.


Lihat uang 100 dolar berikut ini :


50 dolar.....gambar yang menunjukkan saat bangunannya runtuh....


Apakah peristiwa 11 September sudah diramalkan oleh uang kertas ini ? ataukah hanyalah sebuah kebetulan. Paling tidak ini adalah sebuah Origami yang cerdas.
0 komentar

Perlahan Manusia Terkikis Oleh Robot


LONDON -Kemajuan teknologi robot dapat menggantikan tentara manusia di medan perang. Kemungkinan ini tentu bukan isapan jempol semata. Seperti film Terminator, robot-robot mendominasi medan perang dan lebih efektif dalam menumpas musuh.

Apa yang terjadi di film Terminator ternyata dapat terelasisasi di medan pertempuran saat ini. Itu artinya, baku tembak di pertempuran bisa digantikan oleh robot, seiring meningkatnya protes banyaknya tentara manusia yang tewas di medan laga.

Diperkirakan, perang di masa depan akan lebih banyak dimainkan oleh robot-robot berteknologi tinggi. Tujuan utamanya untuk meminimalisir jumlah korban prajurit yang bertempur. "Kini, sekitar 8.000 robot telah diterjunkan di medan perang. Mereka dipercaya akan membawa misi revolusi militer. Sebagian besar robot kini diterjunkan ke darat dengan tugas non-tempur seperti penjinakkan bom dan pesawat tanpa awak," paparnya.

Quinn mengutarakan, di masa depan sangat menjanjikan penggunaan lebih banyak tentara robot di medan tempur, termasuk kendaraan perang tanpa awak manusia. "Semakin dekat, Anda akan ditembak. Inilah kelebihan robot yang mampu dikendalikan dari jarak jauh," paparnya, seperti dikutip dari BBC.
Dia menegaskan, robot-robot bersenjata itu hanya dioperasikan dibawah kontrol tentara manusia. Alasannya, hingga kini, kata dia, robot tidak dapat beroperasi sendiri. Namun, menurut Peter Singer, penulis buku Wired for War, kecepatan perang modern akan membuat kontrol manusia semakin sulit.
Seperti halnya sistem pertahanan artileri otomatis yang diterapkan di Afghanistan. "Sistem tersebut akan menembak jika ditembak. Kita tidak dapat menghentikannya, kita hanya dapat mengaktifkannya," papar Singer.

Pertanyaannya sekarang adalah, bagaimana jika robot tersebut menyerang target yang tidak seharusnya dan melanggar hukum perang? Akademisi Amerika Serikat Patrick Lin yang bekerja untuk membuat etika robot untuk militer, mengungkapkan, robot dapat diprogram untuk mengikuti standar tertentu.

Meski demikian, dia tetap mempertanyakan, "Benarkah kita dapat melakukan itu dengan komputer kita?" ujarnya. Saat ini, Amerika Serikat (AS) telah menggunakan robot-robot canggih di pertempuran, baik itu di Irak maupun di Afghanistan.

Pentagon telah membuat kendaraan tanpa pengemudi yang disebut EATR. Robot mobil itu dapat mengisi ulang bahan bakar sendiri dengan materi organik ketika berjalan jarak jauh. Penemu EATR, Dr Robert Finkelstein dari Robotic Technology Inc, mengungkapkan, penemuannya membutuhkan bahan-bahan organik sebagai bahan bakar dan lebih vegetarian dibandingkan manusia.

"Robot hanya dapat melakukan apa yang diprogramkan, dan dia memiliki fitur-fitur tertentu," tambahnya. Menurut Finkelstein, robot mampu menghindari kesalahan yang dilakukan prajurit manusia. Dia menuturkan, robot diprogram dengan secukupnya dan dibuat agar sedikit melakukan kesalahan seperti membunuh warga tak bersalah, dan kelompok bukan musuh.

"Robot tidak memiliki ikatan emosional, mereka tidak memiliki rasa takut, mereka dapat bertindak dalam beberapa situasi," ungkapnya. Namun, pihak yang lebih skeptis seperti Profesor Noel Sharkey, pendiri Komite Internasional untuk Kontrol Robot Bersenjata, mengatakan manusia lebih akuntabel sedangkan mesin tidak.

"Anda dapat melatih robot seperti apa pun yang Anda inginkan, dan menjadikannya mematuhi semua aturan di dunia. Tapi, jika apa yang diprogramkan tidak benar, jadi ya begitulah," paparnya.

Dengan revolusi militer, Christopher Coker dari the London School of Economics, menjelaskan, komputer tidak mampu menstimulasikan "etos pahlawan", pemikiran, dan etika tentara profesional. Selama ini, revolusi militer robot telah diterapkan dalam pesawat udara seperti pesawat tanpa awak milik AS di Afghanistan.

Sedangkan penerapan robot di darat, masih terbatas. Sementara itu, Yoshiyuki Sankai, pakar robot ternama dari Jepang, menciptakan HAL (hybrid assistive limb), yaitu pakaian robotik yang telah dikembangkan untuk membantu gerakan dan menambah tenaga orang yang memakainya.

Sankai menerima undangan resmi dari Departemen Pertahanan Jepang untuk mempresentasikan "pakaian robot" yang dibuatnya. Sedanngkan Brian Hart yang kehilangan putranya, John Hart, yang gugur dalam perang Irak pada Oktober 2003, membuat Brian sukses menciptakan robot pendeteksi bom.

Dia pun membuat sebuah kendaraan robot yang dirancang khusus untuk menjinakkan bom. Robot yang dinamakan LandShark (Hiu Darat) itu dilengkapi sejumlah sensor canggih yang dapat mendeteksi dan menonaktifkan bom

Seperti yang kita tahu bahwa dewasa ini memang Kemajuan kecerdasaan buatan meningkat dengan sangat mengagumkan. Dimulai dari lahirnya Deep Blue yang diciptakan oleh IBM, yang mampu mengalahkan pecatur legendaris Kaskarov. Serta proyek ambisius negara Jepang untuk menciptakan komputer generasi ke 5 yang berbasis Artificial Intellegence.

Tapi tahukah kamu bahwa pengembangan - pengembangan robot semacam ini telah ada sejak zaman dahulu, Ternyata bentuk robot atau makhluk yang seperti robot telah ada sebelum jaman masehi. Kita mungkin telah mengenal beberapa legenda masyarakat eropa tentang Golem (Makhluk seperti manusia yang terbentuk dari batu atau tanah liat) atau para pembantu Hephaestus yang terbuat dari mesin – mesin dari Yunani. Tapi tidak hanya berupa imajinasi saja, Ctesibius dari Alexandria (250 SM) telah berhasil membuat organ (alat musik) otomatis.

Lalu sarjawan muslim, Al – Jazari (1136 – 1206 ) yang membuat sebuah rancangan tentang robot yang dapat diprogram. Robot menurut etimologinya berarti pekerja, yang bekerja keras, atau budak. Robot dapat diartikan sebagai mechanical creature (makhluk yang berbentuk seperti mesin). Keinginan manusia untuk menciptakan sebuah makhluk cerdas yang dapat bekerja tanpa protes dan patuh telah dilakukan sejak jaman renessaince hingga kini. Mulai dari sekedar rancangan dan impian lalu kini telah menjadi kenyataan

Demikian pula kemajuan embedded system khususnya dibidang robotika. Kelahiran P3 yang menjadi cikal bakal ASIMO sebagai robot humanoid yang telah diterapkan untuk membantu manusia, telah menunjukkan betapa dahsyatnya perkembangan teknologi embedded khususnya bidang robotika.
Perkembangan robot saat ini ternyata dipandang positif oleh departemen militer Amerika Serikat. Dimulai dari proyek pesawat tanpa awak yang digunakan pada perang teluk II dan hingga robot yang mampu mendeteksi arah tembakan sniper. Pengembangan robot yang mampu menggantikan tentara manusia di medan perang tidak mustahil telah dilakukan oleh negara – negara maju. Makalah ini berfokus kepada kehadiran robot militer di masa depan, dimana di satu pihak kehadiran robot ini oleh pengembangnya dipandang dapat menurunkan angka kematian prajurit. Di pihak yang lain, keberadaannya hanya memperburuk keadaan saat ini.

Kemajuan perangkat keras khususnya mikroprosessor dan mikrokontroller turut serta mengambil bagian dalam teknologi robot. Mikroprosessor yang menjadi bagian terpenting dalam teknologi robot, mengakibatkan robot tidak lagi hanya dapat berjalan, tetapi dapat tersenyum, tertawa, sedih dengan melihat keadaan sekitar seperti Kismet robot buatan Dr Cynthia. Penemuan ini lalu mengakibatkan pembuatan robot tidak hanya berkonsentrasi pada gerak, jumlah kaki dan tugas kerja saja. Keinginan untuk dapat membuat robot yang memiliki perasaan seperti layaknya manusia dan kecerdasaan seperti manusia pun mulai dilakukan. Mimpi ini mungkin telah diwakili oleh film – film animasi Jepang seperti Astro Boy atau Doraemon.
Jepang merupakan negara yang menghabiskan dana terbesar dalam riset dan proyek penelitian robot. Hal ini dapat dilihat dari implementasi robot yang dilakukan oleh negara ini. Mulai dari robot pelayan yang menyajikan makanan hingga robot yang mampu menggantikan seorang presenter televisi.

Sisi ambisius manusia dalam pengembangan robot ternyata tidak hanya berhenti pada bidang pelayanan umum. Keinginan membuat sebuah alat perang yang tidak mungkin menolak perintah dan tidak ragu dalam mengerjakan misi tentunya menjadi impian para petinggi militer di negara manapun juga.
Prajurit manusia dianggap memiliki banyak sekali kelemahan, seperti moral yang kadang naik dan turun. Keterlibatan perasaan saat menjalankan misi dan kemampuan untuk membangkang dari perintah. Hal ini juga tidak terlepas dari kurangnya minat para pemuda di negara maju untuk menjadi tentara. Sehingga wajib militer pun harus dikeluarkan. Belum lagi biaya yang harus dikeluarkan oleh pemerintah ketika seorang prajurit gugur di medan perang, kepada keluarga yang ditinggalkan.

Hal – hal seperti diatas lah yang mengakibatkan sebuah robot yang dapat berperang dan menggantikan peran tentara di medan perang sangat dibutuhkan.
Bila dilihat dari sisi ekonomis tentunya ini lebih murah dibanding biaya yang harus dikeluarkan untuk mentraining seorang manusia untuk dapat menjadi tentara yang baik.

Dari sisi delivery, robot tentara lebih unggul dari prajurit manusia. Robot tentara dapat diproduksi masal. Bisa jadi sebuah pabrik dapat menghasilkan puluhan ribu robot dalam sebulannya, dibandingkan harus mencari dan merekut pemuda yang berusia 18 – 25 tahun.

Banyak sekali keuntungan yang bisa diperoleh oleh sebuah negara jika mampu mengembangkan robot tentara ini. Tidak ada lagi prajurit yang harus dikobarkan, dan tidak ada lagi keluarga prajurit yang harus menangis karena sanak keluarganya tewas di medan pertempuran.

Amerika sebagai negara adikuasa tentunya sudah memikirkan masak – masak tentang robot – robot yang mampu berperang. Kehadiran pesawat tempur tanpa awak dalam perang teluk ke II sudah menunjukkan keseriusan militer Amerika dalam pengembangan embedded system, kecerdasaan buatan dan teknologi robot di bidang militer.

Seperti yang telah kita ketahui, internet mulanya adalah proyek Departement of Defense Amerika Serikat untuk membuat sebuah sistem komunikasi yang tidak akan mudah hancur karena serangan fisik. Teknologi wireless seperti handphone yang kini telah menjadi kebutuhan sehari – hari komunikasi di Indonesia, juga tidak terlepas dari kebutuhan militer yang berkeinginan agar setiap prajurit dapat berkomunikasi dengan pusat komando dengan mudah. Atau di Indonesia sendiri, penggunaan robot oleh tim Gegana dalam menjinakkan bom juga termasuk contoh implementasinya.

Israel sendiri sebagai negara yang memiliki hubungan tidak baik dengan para negara tetangganya juga dikabarkan telah mengembangkan tank – tank wireless yang dapat dikendalikan dari jarak jauh. Tentunya hal ini sangat luar biasa bila dilihat dari sisi teknologi embedded. Dapat saja terjadi di masa depan dimana setiap instrumen – instrumen militer dapat digerakkan dari jarak ribuan kilometer.

Jika tadi kehadiran robot – robot militer dilihat dari sudut pandang yang menguntungkan, tetap saja robot – robot militer tersebut tetap memiliki tujuan yang sama dengan tentara manusia yaitu sebagai alat yang digunakan untuk menghancurkan musuh. Tetap saja sasaran – sasaran yang dihancurkan sama, jika tidak perangkat militer, bangunan pasti manusia. Hal – hal inilah yang mungkin membuat beberapa peneliti / pengembang tidak setuju penggunaan robot dalam militer.

Robot – robot ataupun instrumen militer yang dibuat tentunya lebih efektif dibandingkan tentara manusia, mereka tidak ragu dalam menembakan peluru, rudal maupun misil ke arah orang dewasa maupun anak – anak. Tidak ada perasaan yang dilibatkan hanya perintah dan kode – kode instruksi yang dijalankan dalam bentuk bit – bit oleh mikroprosessor, 100% efektif.

Manusia pun juga sudah menyadari akan ketakutan tentang kehadiran robot – robot dalam militer. Hal ini dapat dilihat dari film Terminator yang diproduksi oleh Hollywood. Dimana robot – robot militer lepas kontrol

Penggunaan embedded system dan artificial intellegence memberikan kemudahan pada manusia di berbagai bidang. Implementasi dari embedded system dan artificial intellegence adalah teknologi robotika. Fungsi robot sangat membantu baik di bidang industri hingga medis. Robot juga memiliki kemampuan menggantikan manusia dalam mengerjakan pekerjaan yang berbahaya seperti peran astronot di stasiun antariksa.

Polemik penggunaan teknologi robot dalam bidang militer telah menjadi perdebatan para ahli. Baik itu keuntungan yang dapat diperoleh serta kerugian yang akan dirasakan. Setiap teknologi yang diciptakan manusia dapat menjadi pedang bermata dua yang tiba-tiba dapat menyerang siapapun termasuk tuannya sendiri. Hal ini telah diketahui semenjak dinamit hingga bom atom ditemukan.
0 komentar

Pengrajin Emas dan Kuningan – Pelajaran tentang ketekunan




Di sebuah negeri, hiduplah dua orang pengrajin yang tinggal bersebelahan.
Seorang diantaranya, adalah pengrajin emas, sedang yang lainnya pengrajin
kuningan. Keduanya telah lama menjalani pekerjaan ini, sebab, ini adalah
pekerjaan yang diwariskan secara turun-temurun. Telah banyak pula barang yang
dihasilkan dari pekerjaan ini. Cincin, kalung, gelang, dan untaian rantai
penghias, adalah beberapa dari hasil kerajinan mereka.
Setiap akhir bulan, mereka membawa hasil pekerjaan ke kota. Hari pasar, demikian
mereka biasa menyebut hari itu. Mereka akan berdagang barang-barang logam itu,
sekaligus membeli barang-barang keperluan lain selama sebulan. Beruntunglah,
pekan depan, akan ada tetamu agung yang datang mengunjungi kota, dan bermaksud
memborong barang-barang yang ada disana. Kabar ini tentu membuat mereka senang.
Tentu, berita ini akan membuat semua pedagang membuat lebih banyak barang yang
akan dijajakan.
Siang-malam, terdengar suara logam yang ditempa. Setiap dentingnya, layaknya
nafas hidup bagi mereka. Tungku-tungku api, seakan tak pernah padam. Kayu bakar
yang tampak membara, seakan menjadi penyulut semangat keduanya. Percik-percik
api yang timbul tak pernah di hiraukan mereka. Keduanya sibuk dengan pekerjaan
masing-masing. Sudah puluhan cincin, kalung, dan untaian rantai penghias yang
siap dijual. Hari pasar makin dekat. Dan lusa, adalah waktu yang tepat untuk
berangkat ke kota.
Hari pasar telah tiba, dan keduanya pun sampai di kota. Hamparan terpal telah
digelar, tanda barang dagangan siap dijajakan. Keduanya pun berjejer
berdampingan. Tampaklah, barang-barang logam yang telah dihasilkan. Namun, ah
sayang, ada kontras yang mencolok diantara keduanya. Walaupun terbuat dari logam
mulia, barang-barang yang dibuat oleh pengrajin emas tampak kusam. Warnanya tak
berkilau. Ulir-ulirnya kasar, dengan pokok-pokok simpul rantai yang tak rapi.
Seakan, sang pembuatnya adalah seorang yang tergesa-gesa.
“Ah, biar saja,” demikian ucapan yang terlontar saat pengrajin kuningan
menanyakan kenapa perhiasaannya kawannya itu tampak kusam. “Setiap orang akan
memilih daganganku, sebab, emas selalu lebih baik dari kuningan,” ujar pengrajin
emas lagi, “Apalah artinya loyang buatanmu dibanding logam mulia yang kupunya,
aku akan membawa uang lebih banyak darimu.” Pengrajin kuningan, hanya tersenyum.
Ketekunannya mengasah logam, membuat semuanya tampak lebih bersinar.
Ulir-ulirnya halus. Lekuk-lekuk cincin dan gelang buatannya terlihat seperli
lingkaran yang tak putus. Liku-liku rantai penghiasnya pun lebih sedap di
pandang mata.
Ketekunan, memang sesuatu yang mahal. Hampir semua orang yang lewat, tak menaruh
perhatian kepada pengrajin emas. Mereka lebih suka mendatangi, dan
melihat-melihat cincin dan kalung kuningan. Begitupun tetamu agung yang berkenan
datang. Mereka pun lebih menyukai benda-benda kuningan itu dibandingkan dengan
logam mulia. Sebab, emas itu tidaklah cukup mereka tertarik, dan mau membelinya.
Sekali lagi, terpampang kekontrasan di hari pasar itu. Pengrajin emas yang
tertegun diam, dan pengrajin kuningan yang tersenyum senang.
Hari pasar telah usai, dan para tetamu telah kembali pulang. Kedua pengrajin itu
pun telah selesai membereskan dagangan. Dan agaknya, keduanya mendapat pelajaran
dari apa yang telah mereka lakukan hari itu.
0 komentar
Review http://review-myblogsites.blogspot.com/ on alexa.com Review http://review-myblogsites.blogspot.com/ on alexa.com
 
Support : Creating Website | elang template | elang Template
Copyright © 2011. elang sites - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by elang Template
Proudly powered by Blogger