Paid Review Indonesia Paid Review Indonesia Paid Review Indonesia
Featured Post Today
print this page
Latest Post
Paid Review Indonesia free web site traffic and promotion
Tampilkan postingan dengan label sepak bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sepak bola. Tampilkan semua postingan

Benzema Sudah Cetak 150 Gol

Madrid: Striker Real Madrid asal Prancis, Karim Benzema, sudah mencetak 150 gol sepanjang karier profesionalnya. Catatan itu didapat Benzema usai mencetak gol di laga Liga antara Real Madrid dan Rayo Vallecano, Senin malam lalu. Seperti dilansir dari situs Realmadrid, Rabu (26/9), Benzema menoreh catatan itu usai mencetak 69 gol bagi Madrid, 66 gol bersama Olympique de Lyon, dan 15 gol untuk timnas Prancis. Gol pertama Benzema tercipta pada 6 Desember 2005 di laga penyisihan grup Liga Champions melawan Rosenborg. Saat itu usianya baru menginjak 18 tahun dan bermain bersama Olympique de Lyon. Dalam lima musimnya memperkuat klub Prancis tersebut, Benzema mendulang 66 gol. Bersama Madrid Benzema justru mencatat produktivitas tertinggi sepanjang karirnya, meski baru bergabung selama tiga musim. Para fans tidak perlu menunggu lama untuk menyaksikan gol pertama Benzema di laga debutnya sebagai Madridista di pekan ketiga La Liga ketika Madrid unggul 5-0 atas Xerez. Sejak datang ke Bernabeu, Benzema terus menunjukkan produktivitasnya. Musim lalu menjadi musim tertinggi dalam jumlah gol yang dicetaknya, yaitu 32 gol. Jumlah gol sebanyak itu akan coba dilampauinya di musim keempatnya bermain sebagai Madridista. Di timnas Prancis, sebanyak 15 gol dicetak Benzema. Debutnya terjadi di laga persahabatan melawan Austria pada 28 Maret 2007. Di laga tersebut ia mencetak gol penentu kemenangan Prancis.(IAN)
0 komentar

Urusan Gaji Pemain, Milan Terobos di Seri A


MILAN – Meskipun telah melepas dua pemain bintangnya, Thiago Silva dan Zlatan Ibrahimovic, ternyata AC Milan masih merupakan klub yang mengeluarkan dana paling besar untuk menggaji pemain.

La Gazzetta dello Sport baru saja merilis daftar jumlah pengeluaran klub-klub Serie A untuk menggaji pemain mereka. Rossoneri berada di tempat teratas dengan pengeluaran untuk gaji pemain sebesar 120 juta euro per musim.

Di tempat kedua terdapat juara Serie A musim lalu, Juventus dengan pengeluaran sebesar 115 juta euro per musim. Pada peringkat ketiga ditempati Inter Milan yang hanya menggelontorkan dana senilai 100 juta euro untuk pemain-pemainnya.

Dua klub ibu kota Italia, AS Roma dan Lazio menyusul di belakang Nerazzurri. Giallorossi rela mengeluarkan uang sebesar 95 juta euro untuk menggaji pemainnya, sedangkan Lazio cukup terpaut jauh. Biancoceleste hanya menggelontorkan dana sebesar 66,2 juta euro per musim.

Melihat besarnya dana yang harus klub-klub di atas keluarkan setiap musimnya demi menggaji pemain, tentu hal itu bertolak belakang dengan kebijakan UEFA yang mulai musm depan menerapkan aturan Financial Fair Play.

Klub-klub Serie A, khususnya klub-klub besar dipastikan harus berbenah bila mereka tak ingin terkena sanksi dari UEFA, karena pemasukan klub tidak sesuai dengan pengeluaran.

Berikut daftar jumlah pengeluaran klub-klub Serie A untuk gaji pemain:

Milan dengan pengeluaran 120 juta euro per musim, Juventus (115 juta euro), Inter (100 juta euro), Roma (95 juta euro), Lazio (66,2 juta euro), Napoli (53,2 juta euro), Fiorentina (38,8 juta euro), Sampdoria (29,8 juta euro), Genoa (28,9 juta euro), Bologna (28,4 juta euro), Atalanta (23,7 juta euro), Palermo (23,4 juta euro), Torino (22 juta euro), Udinese (21,2 juta euro), Parma (21,2 juta euro), Siena (18,9 juta euro), Catania (18 juta euro), Cagliari (15,9 juta euro), Chievo (15,9 juta euro), Pescara (10,8 juta euro).
0 komentar

Ibra Sebut Dirinya 'Legenda Hidup'


Beritabola.com Malmo - Zlatan Ibrahimovic mengaku bangga setelah mendapat penghargaan dari kota asalnya, Malmo, di Swedia. Eks striker AC Milan tersebut lantas melabeli dirinya sendiri sebagai 'legenda hidup' kota itu.

Penghargaan yang diberikan oleh pemerintah lokal itu adalah berupa ditulisnya nama Ibra di 'Walk of Fame' yang terletak di luar Swedbank Stadion, tempat berlangsungnya laga internasional antara Swedia dengan Kazakhstan, Rabu (12/09/2012) mendatang.

"Sebuah kehormatan bagi saya, itu artinya sata telah melakukan sesuatu yang berarti dalam karir sepakbola saya," ujar penyerang Paris Saint Germain tersebut di Soccerway.

"Kita biasa tak memanggil seseorang legenda jika ia belum meninggal. Tetapi saya adalah seorang legenda hidup, setidaknya di Malmo."

Selain itu, Ibra juga memberikan komentar terkait pertanyaan para jurnalis lokal yang tengah membandingkannya dengan Crsitiano Ronaldo, lantaran merayakan gol dengan selebrasi "sedih" ala Cristiano Ronaldo.

"Saya mengerti, jadi anda coba membandingkan saya dengan orang lain sekarang. Anda tak bisa membandingkan saya dengan orang lain."

"Ketika saya mencetak gol (ke gawang Lille pekan lalu) pada detik ke-27, saya masih memiliki waktu selama 89 menit untuk bermain. Jadi saya lebih memilih untuk merayakannya setelah pertandingan selesai karena selalu ada kemungkinan lain saat pertandingan masih berjalan," papar dia.
(dtc/din) Sumber: detiksport
0 komentar

Fernando Gago: Argentina Bukan Cuma Lionel Messi


Gelandang Argentina Fernando Gago yakin timnas tidak bisa bergantung sepenuhnya pada sosok penyerang Lionel Messi.

Messi menjadi target utama permainan tim Tango saat mereka menang 3-1 atas Paraguay dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Conmebol beberapa hari lalu.

Raksasa Amerika Latin itu akan bertandang ke markas Peru pada Selasa (11/9) besok.

"Adanya Messi adalah bonus, tapi Argentina tidak hanya memainkan bola untuk Messi," ujar Gago kepada Clarin.

"Kami sedang membangung sebuah gaya permainan yang bertumpu pada semua lini."

0 komentar

Arema Imbangi Klub Singapura

Halaman Pertama Google

MALANG - Arema FC versi Indonesian Super League (IPL) mendapatkan modal berharga sebelum berlaga di perempatfinal AFC Cup. Pada program uji coba yang digelar di Singapura, Jumat (7/9) malam waktu setempat, Arema IPL mencatat hasil imbang 1-1 kontra Singapore Armed Forces (SAF).

Hasil itu tentu saja bermakna positif bagi Pelatih Arema IPL Dejan Antonic yang bertujuan untuk tes mental pemainnya. Paling tidak, terhindar dari kekalahan telah membuktikan permainan Singo Edan di luar kandang masih bisa diharapkan. Dejan berharap itu bisa menular kala berlaga kontra Al Ettifaq.

Arema menjalani pertandingan home terlebih dulu pada 18 September mendatang di Stadion Gajayana, Malang. Pada pertandingan ini Arema bakal berupaya keras untuk memenangi laga, sekaligus menghindari kekalahan pada leg kedua di kandang Al Ettifaq pada 25 September.

Praktis, pertandingan kedua di Arab Saudi dipandang sebagai pertandingan penting sekaligus penentuan. “Permainan tim masih stabil dan saya senang melihat effort pemain. Jika melihat mereka lama tidak bertanding setelah IPL selesai, penampilan pemain masih cukup terjaga,” ucap Dejan.

Striker Australia Andrew Barisic malah sempat membuat Arema unggul lebih dulu di babak pertama, sebelum disamakan Mislav Karoglam di awal babak kedua. Kecolongan setelah sempat unggul tak membuat kecewa Dejan karena secara umum permainan timnya lebih solid dibanding tuan rumah.

Lantas, apa yang masih menjadi kelemahan Singo Edan? Dejan menunjuk pada faktor fisik pemain. Dia ingin ada peningkatan stamina pemain yang sedikit mengalami penurunan di Singapura. Untuk itu pihaknya merencanakan sekali lagi uji coba dalam pekan ini.

“Pemain masih cukup kuat, tapi fisik mereka belum sempurna setelah libur panjang. Sekali lagi uji coba akan memperbaiki kondisi fisik pemain. Ingat, menghadapi Al Ettifaq kami membutuhkan fisik prima karena secara postur pemain lawan juga lebih besar,” paparnya.

Arema FC tengah menjajaki kemungkinan beruji coba sekali lagi di Singapura, karena sebelumnya sudah terjadi kontak dengan Tampines Rovers dan Home United. Namun hingga berita diturunkan belum ada konfirmasi apakah kedua klub itu bersedia uji coba dengan Arema.

Namun jika skenario uji coba lagi di Singapura batal, maka opsi terbaik adalah menghadapi tim lokal Malang. Jika melihat jadwal pertandingan yang semakin dekat, kemungkinan Arema hanya bisa menggelar satu pertandingan uji coba lagi. Sebab laga kontra Al Ettifaq di Stadion Gajayana tinggal 10 hari lagi atau kurang dari dua pekan.

Sedangkan soal mutu permainan timnya, Dejan masih kesulitan memberikan penilaian karena kondisi lapangan yang tak terlalu bagus. Kala menghadapi SAF, stadion diguyur hujan sehingga mengurangi aliran bola di lapangan. “Lapangan tak bagus. Sulit untuk bermain,” tandasnya.

Dalam uji coba itu Arema tidak mengalami banyak perubahan dari sisi skema tim. Pola 4-2-3-1 yang selama semusim lalu diusung Dejan tetap menjadi andalan klub berlogo kepala Singa. Andrew Barisic sebagai target man di depan, cukup tangguh dengan didukung tiga gelandang serang di belakangnya.


0 komentar
Review http://review-myblogsites.blogspot.com/ on alexa.com Review http://review-myblogsites.blogspot.com/ on alexa.com
 
Support : Creating Website | elang template | elang Template
Copyright © 2011. elang sites - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by elang Template
Proudly powered by Blogger